Ayah

  
  
       Aku tau Ayah, bahwa kau itu hebat. Mempertaruhkan jiwa dan raga untuk keluarga, Pergi dan pulang tak kenal waktu untuk menafkahi keluarga, melawan rasa sakit dengan senyum atas motivasi diri yang luar biasa, dan juga tak gentar mengahadapi mara bahaya.Namun engkau selalu bersikap dingin, seolah tak ada masalah yang terjadi, Senyum mu seakan memberikan tanda bahwa engkau baik-baik saja, engaku juga tak banyak bicara, terkesan tak perduli, Padahal di belakang itu, Segudang hal membebani mu, ribuan tanggung jawab kau tanggung sendiri, juga rasa lelah yang begitu pekat kau simpan sendiri, sebenarnya yang selalu ada di hati dan pikiran mu hanyalah kita bukan ?. Kau tahu ayah ? meskipun kau sembunyikan itu semua, aku tahu itu, aku tahu perasaan mu, karena kelak akupun akan menjadi orang tua
        Maaf kan aku ayah, Sebenarnya aku hanya ingin membuatmu .... BANGGA, meski.. yang terjadi selalu tak sama dengan yang aku harapkan. Aku paham Engkau dan Ibu suatu saat akan pergi menjauh, namun tak bisa kah kau sejenak menemani ku lagi.. untuk terakhirkalinya, Merasakan indahnya kebersamaan lenkapnya keluarga. Dunia ini banyak keperihan ayah, namun kenapa enkau sanggup menutupi itu semua?. Sesekali aku dimarahi olehmu, namun aku sangat paham apa yang kau katakan adalah benar adanya. 
         Ayah... engaku salah satu sosok selain ibu dalam menginspirasi. Cintamu terhadapku adalah cinta yang menguatkan diriku untuk menghadapi seluruh masalah, menggapai seluruh impian dengan jujur, berusaha, dan berdo'a. Engkau ajarkan begitu banyak macam hal tanpa aku sadari. Engkau selalu nampak tenang ketika meninggalkan rumah karena engkau tahu kami selalu di hatimu. Kini.. tinggal aku yang menjalankan sisa hidupku.. Terima kasih ayah atas segalanya.

Teman, Bagi yang masih memiliki ayah dan ibu, Bahagiakanlah mereka, hargai mereka, buatlah bangga mereka, Karna suatu saat kau akan menyesalinya karena cepat atau lambat mereka akan pergi. Bagi yang sudah kehilangan salah satu orang tuanya, Tegarlah, dunia ini masih membutuhkan engaku untuk merubahnya, kelak kau akan menjadi orang tua juga, dan ingat.. Kau adalah kebanggaan orang tuamu, maka jangan kecewakan itu.

My Dad Gave Me The Greatest Gift Anyone Could Gift To Other Person, He Believes In Me.

No comments:

Post a Comment